- MTSN 7 KUNINGAN DAN AL MULTAZAM EVALUASI PROGRAM TAHFIDZ MELALUI FGD
- MTSN 7 KUNINGAN DAN PONPES PHIN NUUR AL-MADANY EVALUASI PROGRAM TAHSIN MELALUI FGD
- MTSN 7 KUNINGAN GELAR LOMBA HUT RI KE-81, SISWA DAN GURU ADU KETANGKASAN
- MTSN 7 KUNINGAN RAIH JUARA 2 RAMPAK PADA KUNINGAN MENARI 2026
- PRAMUKA MTSN 7 KUNINGAN RAIH 15 PIALA DAN DUA GELAR JUARA UMUM DI SCORPION VI 2026
- DUA SISWA MTSN 7 KUNINGAN RAIH JUARA MHQ TINGKAT SMP/MTS
- MTSN 7 KUNINGAN PERINGATI HARI PRAMUKA KE-65
- DUA SISWA MTSN 7 KUNINGAN IKUT JAMNAS XII, WAKILI KONTINGEN KABUPATEN
- PMR MTSN 7 KUNINGAN UKIR PRESTASI GANDA PADA KOMPETISI KEPALANGMERAHAN WILAYAH III CIREBON
- LUAR BIASA! PRAMUKA MTSN 7 KUNINGAN DOMINASI KSA 2026 DENGAN RAIHAN JUARA UMUM
MANFAATKAN ONEX, MTSN 7 KUNINGAN WUJUDKAN ASESMEN EFISIEN DAN RAMAH LINGKUNGAN

Jalaksana (KEMENAG) Ada pemandangan berbeda dalam pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) di MTs Negeri 7 Kuningan, pada Senin (25/6/2026). Jika umumnya ujian identik dengan tumpukan naskah soal dan lembar jawaban, kali ini seluruh proses asesmen berlangsung tanpa selembar kertas pun.
MTsN 7 Kuningan memanfaatkan aplikasi ONEX sebagai media asesmen berbasis digital bagi siswa kelas VII dan VIII pada pelaksanaan ASAT Tahun Pelajaran 2025/2026 yang berlangsung sejak 25 Mei hingga 5 Juni 2026. Inovasi tersebut menjadi langkah nyata madrasah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang efektif sekaligus mendukung gerakan pelestarian lingkungan.
Dengan jumlah peserta mencapai ratusan siswa dan banyaknya mata pelajaran yang diujikan, penggunaan ONEX berhasil mengurangi kebutuhan ribuan lembar kertas yang biasanya digunakan dalam ujian konvensional. Selain lebih efisien, sistem ini juga memudahkan guru dalam pengelolaan asesmen.
Plt. Kepala MTsN 7 Kuningan, Kosasih, mengatakan bahwa digitalisasi asesmen tidak hanya berorientasi pada pemanfaatan teknologi, tetapi juga sebagai sarana edukasi untuk menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. "Digitalisasi asesmen melalui ONEX merupakan salah satu upaya MTsN 7 Kuningan dalam membangun budaya peduli lingkungan. Dengan mengurangi penggunaan kertas, kami berharap dapat menanamkan kesadaran kepada siswa bahwa teknologi juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung pelestarian alam," ujarnya.
Melalui aplikasi tersebut, panitia dapat memantau pelaksanaan asesmen secara real time, mulai dari kehadiran peserta, progres pengerjaan, hingga hasil yang diperoleh siswa. Guru pun tidak lagi harus menggandakan soal dalam jumlah besar, sementara peserta didik dapat mengerjakan asesmen secara lebih praktis melalui perangkat yang telah disiapkan.
Inovasi ini menunjukkan bahwa transformasi digital di madrasah tidak hanya mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan, tetapi juga dapat menjadi media pembelajaran yang menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan. Melalui ASAT berbasis ONEX, MTsN 7 Kuningan membuktikan bahwa teknologi dan semangat menjaga kelestarian alam dapat berjalan beriringan demi mewujudkan madrasah yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.
Kontributor: Tiara Putri Adnin


